Kapal Tenggelam di Riau
Kapal Diduga Terhempas Gelombang Tinggi
Kapal diduga terhempas gelombang setinggi 4 meter.
Minggu, 22 November 2009, 16:20 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Tim SAR 2 (Banjir Ambarita | Papua)

VIVAnews - Penyebab tenggelamnya kapal Dumai Ekspres 10 di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pada Minggu, 22 November 2009, diduga akibat gelombang tinggi. Kapal diduga terhempas gelombang setinggi 4 meter.

"Kita belum bisa memastikan penyebabnya. Sejauh ini diduga karena gelombang yang tinggi. memang, saat ini gelombang mencapai 4 meter," kata Direktur Pol Air Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Ajun Komisaris Besar M Yassin Kosasih. Saat dihubungi VIVAnews, ia masih berada di tengah laut.

Ketika dikonfirmasi soal dugaan kapal tenggelam karena ada bagian kapal yang bocor, Yassin belum dapat memastikan. "Kami belum bisa memastikannya. Karena belum ada yang bisa dimintai keterangan. Nahkoda kapal juga belum ditemukan," ujarnya.

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada pihak yang bisa dimintai keterangan terkait penyebab tenggelamnya kapal. "Kita masih coba cari nahkoda dulu atau ABK. Karena mereka yang mungkin lebih tahu penyebab kapal tenggalam," ujarnya.

Hingga kini, Tim Pol Air Polda Kepri bersama Tim SAR telah menemukan 180 penumpang kapal. Satu di antaranya tewas. Sedangkan, 60 orang lainnya masih dalam pencarian.

Laporan: Ali Azumar| Riau

• VIVAnews
 
komentar
devis.anak_karimun
22/11/2009
sugguh terkejut saya mendngar berita ini sya yg bru pulng dari rmh tman sya lihat d pelabuhan byk korban,dan zenajah innalilahi wainnalilahirojiun smoga mreka d beri ktabaha... amin
devis.anak_karimun
22/11/2009
wah... aku.. sungguh terkejut dengar soal berita ini soalnya jarang ada kejadian seperti ini d sini aku yg baru pulang dari rumah teman q dan melihat korban,org2 yg menangis... dan zenazah2.. d pelabuhan.. sungguh gemetar hatiku innalilahi wainnalilahi rajiun smoga kluarga di beri ktabahan
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.