Pemilik Indah Kiat Tanggapi Aksi Greenpeace
Pemilik Indah Kiat, APP mengundang Greenpeace untuk berdialog secara terbuka.
Kamis, 26 November 2009, 10:55 WIB
Elin Yunita Kristanti
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (www.greenpeace.org)

VIVAnews - Organisasi lingkungan hidup, Greenpeace melakukan aksi protes terhadap perusahaan kayu PT Indah Kiat Pulp And Paper (IKPP) di Riau, Rabu 25 November 2009.

Para aktivis menghentikan derek pengangkut dermaga, bahkan ada yang nekat menggantungkan badan di crane.

Aksi Greenpeace ditanggapi perusahaan yang membawahi PT Indah Kiat, Asia Pulp and Paper (APP).

"Kendati Greenpeace melakukan aksi yang membahayakan dan kemungkinan tidak sah, kami mengerti kekhawatiran Greenpeace terhadap pentingnya pengurangan emisi gas rumah kaca," kata APP dalam rilis yang diterima VIVAnews, Kamis 26 November 2009.

Dalam rilis itu disebutkan sejak 2007, pabrik-pabrik APP telah menerapkan program pengurangan emisi.

Bekerja sama dengan Enviromental Resource Management (ERM) dari Inggris untuk melakukan penilaian carbon footprint secara independen.

APP juga mengaku telah mengalokasikan sekitar 18.000 hektar lahan untuk kepentingan konservasi.

"Kami menghargai pendapat dari Greenpeace dan ingin mengundang mereka untuk melakuykan dialog secara terbuka dan bertanggungjawab," kata rilis APP.

Aksi Greenpeace dilakukan untuk mendesak para pemimpin dunia, termasuk Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk mengambil kepemimpinan yang kuat dalam menghentikan kekacauan iklim, dan menyediakan dana global bagi perlindungan hutan untuk mengakhiri penghancuran hutan tropis sebagai bagian dari perjanjian iklim yang adil, ambisius, dan mengikat di Konferensi Iklim PBB di Kopenhagen Desember nanti.

"Deforestasi merupakan salah satu akar krisis iklim. Kami menghentikan ekspor salah satu perusahaan pulp terbesar di dunia di garda terdepan penghancuran hutan, untuk memberitahukan para pemimpin dunia terpilih bahwa mereka mampu  dan harus menarik kita semua dari tepi jurang bencana perubahan iklim," kata Shailendra Yashwant, Direktur Kampanye Greenpeace Asia Tenggara.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.


BERITA NASIONAL TERPOPULER