Nasional
Naskah Kraton Yogya Didokumentasi Elektronik
Naskah itu peninggalan sejak masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono V.
Minggu, 13 Desember 2009, 17:52 WIB
Arry Anggadha

VIVAnews - Ribuan naskah-naskah kuno milik Keraton Yogyakarta akan didokumentasikan secara elektrik. Pihak keraton akan menggandeng salah satu universitas di Jerman untuk mendokumentasi naskah agar keberadaan dan pelestariannya tetap terpelihara dengan baik.

Perwakilan keluarga Kraton Yogyakarta, GBPH Djoyokusumo mengatakan, proses dokumentasi elektrik terhadapan naskah-naskah kuno merupakan tawaran dari salah satu universitas di Jerman. Sebelumnya, pihak universitas tersebut telah melakukan hal serupa di Aceh, pasca bencana tsunami beberapa tahun lalu.

"Daripada mesin itu langsung dibawa pulang ke Jerman, pihak universitas menawarkan kepada Kraton untuk mendokumentasikan
naskah-naskan kuno milik keraton ke secara elektrik dalam bentuk CD room komputer," kata Djoyokusumo, adik kandung Sri Sultan Hamengkubuwono X, kepada VIVAnews seusai acara Kirab Budaya 2009 Puralaya Gunung Pring, Magelang, Minggu, 13 Desember 2009.

Jumlah naskah kuno yang akan didokumentasikan mencapai ribuan. Kondisi naskah tersebut masih terpelihara dengan baik dan merupakan peninggalan sejak masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono V. "Naskah-naskah kuno tersebut sangat bermacam-macam diantaranya surat-surat dan kitab-kitab kuno. Namun, jumlah persisnya saya tidak ingat, tetapi mencapai ribuan," sebutnya.

Sementara itu, mengenai keberadaan naskah kuno peninggalan sebelum masa Sri Sultan Hamengkubuwono V, dijelaskan dia, banyak yang dibawa oleh Deandels dan Raflles ke Belanda dan Inggris. Dengan adanya dokumentasi elektrik, dia mengharapkan, agar keberadaan naskah-naskah kuno tetap terpeliharan dan lestari.

Sehingga, semua masyakarakat bisa mengetahui dan mengaskes naskah-naskah tersebut melalui komputerisasi. "Ya, naskah-naskah tersebut masih bagus, namun ada juga yang kertasnya sudah rusak. Untuk yang rusak nanti akan diperbaiki," jelas Djojokusumo.


Laporan: Fajar Sodiq | Solo

• VIVAnews
Rating
Komentar
yog_yess
13/12/2009
semoga tetap lestari !
Balas
Kirim Komentar
   
Nama
Email
Komentar
 
  Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
 
 
  *Jika anda member Vivanews, silahkan  atau