Video Kekerasan STIP tahun 2006, Pelaku Lulus
Menurut Bambang, korban pemukulan yang merupakan angkatan 48 juga sudah diwisuda.
Selasa, 9 Februari 2010, 09:36 WIB
Ismoko Widjaya
   

VIVAnews - Kementerian Perhubungan sudah mengetahui beredarnya video kekerasan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Pelaku kekerasan dalam video yang direkam pada 2006 itu, sudah lulus dan diwisuda.

"Saat kami mengetahui video kekerasan itu, pelakunya sudah diwisuda. Karena tidak ada laporan dari taruna korban," kata juru bicara Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan kepada VIVAnews, Selasa 9 Februari 2010.

Menurut Bambang, korban pemukulan yang merupakan angkatan 48 juga sudah diwisuda. Kejadian kekerasan pada lorong-lorong kampus itu terjadi pada tengah malam.

"Pelakunya adalah Polisi Siswa. Itu diketahui dari ban pada lengan pelaku. Tapi, Polisi Siswa sudah tidak ada lagi sejak 2008," ujar Bambang.

Bambang menegaskan, sejak kejadian itu STIP melakukan perubahan. Sejak 2008, STIP terus mulai merombak beberapa sistem termasuk keberadaan Polisi Siswa.

"Sekarang namanya Pembina Taruna dan itu bukan dari taruna senior. Sekelas instruktur jadi bukan sesama siswa," kata Bambang.

Dalam gambar rekaman terlihat tiga mahasiswa junior STIP Jakarta menjadi bulan-bulanan pemukulan seniornya. Dua di antaranya mengalami luka di wajah dan bibir hingga berdarah.

Kekerasan ini terekam dalam sebuah video amatir yang beredar. Video ini memperlihatkan sejumlah taruna junior dibariskan di sebuah lorong. Mereka kemudian ditempeleng dan dipukul.

Tampak seorang senior memegang kepala junior, sementara senior lainnya menampar wajah sang junior. Tak lama bibir junior berdarah dan menetes di telapak tangannya.


ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
denbaguse
09/02/2010
Ya beginilah kalau mereka tidak dibekali dengan kasih sayang dan kedamaian. Semoga tidak terulang lagi.
jons
09/02/2010
Kebetulan sy melihat video kekerasan tsb di brt TVONE,sungguh sangat memalukan apalagi dgn memamerkan otot puiiiiiiih... itu gy preman bkn seorang berpendidikan.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.