George Soros Ramah-tamah dengan Boediono
Mengawali kunjungan ke Indonesia tahun ini, Goerge Soros akan menemui Boediono.
Rabu, 10 Februari 2010, 08:14 WIB
Ismoko Widjaya, Bayu Galih
Boediono (Antara)

VIVAnews - George Soros, Filantropis dan pendiri Open Society Institute mengunjungi Indonesia. Mengawali kunjungan ke Indonesia tahun ini, Goerge Soros akan menemui Wakil Presiden Boediono.

Soros dijadwalkan bertemu Boediono sekitar pukul 09.00 di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu 10 Februari 2010. Namun belum diketahui agenda utama pertemuan Soros dengan Boediono pagi ini.

Juru Bicara wakil Presiden Boediono, Yopie Hidayat, mengatakan tidak ada agenda khusus dalam kedatangan Soros ini. "Hanya courtesy call (kunjungan ramah-tamah) saja. Tidak ada agenda khusus," kata Yopie.

Selain dikenal sebagai filantropis, Soros dikenal juga sebagai pelaku spekulan yang menyimpan dan menjual mata uang. Pada tahun 1982, dalam waktu singkat Soros berhasil meraup keuntungan 1,2 milyar dolar dalam perdagangan mata uang Poundsterling.

Saat itu Soros mendapat julukan "Pria Yang Menghancurkan Pound" (The Man Who Broke the Pound). Soros juga dianggap bertanggung jawab terhadap krisis yang melanda Asia tahun 1997.

Salah satu tudingan disampaikan Perdana Menteri Malaysia saat itu, Mahathir Muhammad. Namun kini Soros lebih dikenal sebagai filantropis, terutama setelah mendirikan Open Society Intitute (OSI).

OSI didirikan Soros dengan tujuan membangun toleransi dan demokrasi, dengan melakukan pendekatan kepada Pemerintahan suatu negara untuk lebih transparan dalam kebijakannya.


ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.