Komisi Penyiaran: Enam Sinetron Bermasalah
Enam sinetron itu melanggar Undang-Undang Penyiaran.
Senin, 30 Maret 2009, 15:02 WIB
Ismoko Widjaya, Eko Huda S
  (corbis.com)

VIVAnews - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menetapkan ada enam sinetron bermasalah yang ditayankan pada Januari 2009. Enam sinetron itu melanggar Undang-Undang Penyiaran nomor 32 tahun 2002 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran.

"Pemantauan dilakukan terhadap 372 episode yang terdiri dari 14 judul sinetron, yang dipantau dari 1-31 Januari 2009." kata anggota komisioner Komisi Penyiaran Indonesia, Yazirwan Uyun, di kantor KPI, Jakarta Pusat, Senin, 30 Maret 2009.

Berikut daftar sinetron yang bermasalah:

1. Sinetron Suami-Suami Takut Istri yang tayang di Transtv pada pukul 18-19.00 WIB. KPI telah memberikan teguran kedua pada sinteron ini. Sinetron ini tidak memperhatikan norma-norma kesopanan dan kesusilaan dalam konteks hubungan suami istri. "Selain itu juga menampilkan adegan kekerasan dalam rumah tangga dan mengucapkan kata-kata kasar secara dominan," ujar Yazirwan.

2. Sinetron Muslimah yang tayang di Indonesiar pukul 18-19.00 WIB pada 8 Januari 2009. KPI telah mengeluarkan surat teguran kedua karena sinetron itu masih menampilkan adegan kekerasan verbal dan fisik. Sinetron itu juga berindikasikan melanggar kaidah-kaidah agama."Seperti perlakuan yang tidak pantas terhadap orang tua. Terhadap sinetron ini, KPI juga banyak mendapatkan pengaduan dari masyarakat," kata Yazirwan.

3. Sinetron Abdel dan Temon di Global TV Senin sampai Jumat pukul 19-20.00 WIB dan siang hari pada 12-13.00 WIB. Sinetron ini mendapat teguran pertama, karena mengandung adegan dan pembicaraan vulgar. Sinetron juga menampilkan kekerasan fisik secara berulang-ulang. Selain itu, program ini diminta untuk dipindahtayangkan menjadi pukul 22.00. "Karena diperuntukkan bagi penonton dewasa atau kategori D," kata dia.

Tiga sinetron lainnya mendapat imbauan untuk diperbaiki siarannya. Ketiga sinetron itu yakni, Alissa di RCTI, Tawa Sutra XL di antv, dan Monalisa.

 

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.