Anak Maksimal Menonton TV Dua Jam
Tayangan anak di seluruh televisi jika dijumlahkan bisa mencapai 18 jam per hari.
Kamis, 2 April 2009, 16:16 WIB
Elin Yunita Kristanti, Aries Setiawan
Anak nonton TV (abcnews.com)

VIVAnews - Tayangan untuk anak-anak di televisi dianggap sudah berlebih. Menurut Ketua Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA Kidia), Bobby Guntarto, tayangan anak di seluruh televisi jika dijumlahkan bisa mencapai 18 jam per hari.

"Anjuran kita, anak-anak tidak boleh lebih dari 2 jam sehari. Ini kita lihat saja, masa pukul 7 malam masih ada tayangan untuk anak-anak," kata Bobby saat ditemui di FX Plaza, Senayan, Jakarta, Kamis 2 April 2009.

Pada dasarnya, tambah dia, anak-anak sebaiknya aktif dalam kegiatan di luar rumah. Televisi justru membuat  aktivitas dan sosialisasi anak berkurang, anak cenderung hanya duduk pasif menonton daripada bermain dengan anak lainnya. Akibatnya, keterampilan emosi dan sosial anak tidak terasah dengan baik.

Ditambahkan Bobby, tayangan televisi akan memberikan pengaruh pada anak. Sebab, anak-anak cenderung meniru tayangan televisi. "Banyak tayangan kekerasan yang diulang-ulang, perilaku anak dapat terpengaruh," tambah dia. Meski berlabel tayangan untuk anak, tak semua program baik dan patut ditonton anak-anak.

Untuk mengontrol tayangan televisi yang ditonton anak, peran keluarga terutama orang tua sangat penting. Untuk itu, sama sekali tak dianjurkan menaruh televisi di kamar anak. "Televisi harus ditaruh di ruang keluarga. Hal ini sebagai kontrol, tayangan apa yang sedang ditonton anak," kata Bobby.

 

• VIVAnews
 
komentar
denti
04/09/2009
kebutuhan anak orangtualah yg membimbingnya
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.