Sejumlah 700 Imam Kediri Haramkan Facebook
Sejumlah Ulama Eksis di FaceBook
Facebook Gus Dur untuk pendukungnya, Din Syamsuddin dan Hidayat Nur Wahid aktif di sana.
Senin, 25 Mei 2009, 11:45 WIB
Muhammad Firman
Profil Din Syamsuddin di Facebook (facebook.com)

VIVAnews - Majelis Ulama Indonesia belum berniat membahas fatwa haram penggunaan Facebook. Situs jejaring sosial itu dinilai sebagai teknologi yang netral. “Sejauh ini kami belum akan melakukan pembahasan fatwa haram Facebook,” kata Ketua MUI, Amidhan, kepada VIVAnews, Senin 25 Mei 2009. 

Amidhan menyebutkan, tak ada alasan untuk mengharamkan Facebook jika dimanfaatkan sesuai fungsinya untuk berkomunikasi dan mengikat persaudaraan. “Beda dengan situs porno yang jelas haram karena memang fungsinya untuk porno,” ujarnya.

Menurut pengamatan VIVAnews, sejumlah tokoh seperti Hasyim Muzadi, Abdurrahman Wahid, Hidayat Nur Wahid, Abdullah Gymnastiar, Din Syamsuddin, dan lain-lain saat ini sudah memanfaatkan situs jejaring sosial Facebook.

Dari profil yang terdaftar, bila profil Gus Dur dibuat untuk mengakomodir para pendukungnya, yang sampai saat ini memiliki 3,923 pendukung, Hidayat Nur Wahid dan Din Syamsuddin terhitung cukup aktif mengupdate status profil Facebook-nya. Terakhir, pada 19 Mei 2009, Din “melaporkan” bahwa ia sedang di Pattani, mengikuti misi perdamaian para tokoh agama dunia untuk mendorong resolusi konflik di kawasan tersebut.

Pada posting terakhirnya, Hidayat Nurwahid mengutarakan permohonan maaf pada 11.298 pengguna yang ingin menambahkan profilnya di Facebook tetapi tidak bisa melakukannya dan mempersilakan melakukan add di akun lain Hidayat Nurwahid yang lain. Seperti diketahui, satu profil di Facebook sendiri dibatasi hanya memiliki 5.000 orang teman.

Di Indonesia, Facebook mencatat pertumbuhan pengguna terpesat se-Asia Tenggara pada 2008, yakni sekitar 645 persen menjadi 831.000 pengguna atau akun. Ini mengindikasikan bahwa Facebook benar-benar diserap oleh pengguna internet di Indonesia pada umumnya. Secara total, jumlah akun Facebook di Indonesia sendiri mencapai 1,6 juta pengguna.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.