Wacana Facebook Haram
Pesantren Lirboyo Klarifikasi Facebook Haram
"Ini pertemuan rutin, yang hadir 700 delegasi santri putri, bukan ulama atau kyai."
Senin, 25 Mei 2009, 13:14 WIB
Elin Yunita Kristanti
Facebook (facebook.com)

VIVAnews - Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur menglarifikasi polemik facebook haram yang menurut pemberitaan media massa dikeluarkan oleh 700 ulama Jawa Timur. Menurut Juru Bicara Pesantren Lirboyo, Nabil Haroen wacana soal facebook muncul dalam Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se Jawa dan Madura pada Rabu (20/5) dan Kamis (21/5).

"Ini pertemuan rutin, yang hadir 700 delegasi santri putri, bukan ulama atau kyai," kata Nabil Haroen kepada VIVAnews, Senin 25 Mei 2009.

Dalam musyawarah tersebut, kata dia, membahas banyak sekali masalah. Karena waktu yang terbatas, hanya sekitar delapan dari 20 pertanyaan yang terjawab. "Pertanyaan banyak sekali, ada soal pemasangan gambar caleg perempuan di pohon, memercayai Ponari bagaimana hukumnya, facebook hanya jadi bagian kecil," ungkap dia.

Masalah facebook, ujar Haroen Nabil muncul dari pertanyaan bagaimana hukum pendekatan atau bahasa gaulnya pdkt melalui telepon, SMS, audio visual, maupun situs jejaring sosial seperti friendster maupun facebook.

"Yang ditanya itu hukum pdkt. Jawabannya, pdkt melalui alat-alat tersebut tidak diperkenankan agama selama pdkt tidak dalam rangka khitbah atau pertunangan maupun lamaran," tambah dia.

Sebelumnya, diberitakan 700 imam Muslim dalam Forum Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtdien Lirboyo, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri beberapa waktu lalu menyatakan bahwa Facebook haram.

Di Indonesia, Facebook mencatat pertumbuhan pengguna terpesat se-Asia Tenggara pada 2008, yakni sekitar 645 persen menjadi 831.000 pengguna atau akun. Ini mengindikasikan bahwa Facebook benar-benar diserap oleh pengguna internet di Indonesia pada umumnya.

• VIVAnews
 
komentar
Jakarta
18/07/2009
Menurut saya facebook itu bukanlah " haram" krn tidak mematikan nyawa manusia. Pengeboman adalah haram krn itu perbuatan terkutuk. Kenapa kita orang indonesia harus buang waktu berbicara soal hal2 yg tidak penting? Saat ini yg paling penting di bahas adalah bagamana caranya agar Indonesia bisa Maju dan orang miskin bisa hidup layak, anak2 bisa mendapatkan pendidikan yang layak , keamanan did negara kita dan masih banyak hal2 yg lebih penting. Kita orang indonesia terlalu sering membohongi diri sendiri dengan cara memakai agama untuk memuaskan kepentingan individual. Kita benci negara amerika dsbnya tapi kita masih pakai komputer ( bill gate) , pakai semua teknologi däri mereka . Marilah orang Indonesia.... Kita fokuskan tentang hal2 yn lebih positiv untuk kemajuan bangsa kita. Setiap agama itu islam , kristen, hindu , budha selalu mengangajarkan hal2 baik, rukun, memaafkan dsb nya. FACEBOOK tidak haram dan hal yang paling haram adalah orang yang merakit bom ( JI ) , orang yang meracuni pikiran orang lain untuk mematikan sesama manusia dan mengatasnamakan agama islam... Sedih sekali saya melihat indonesia krn kebanyakan orang kita berpikir terlalu dangkal. Salam
elpe
06/12/2009
komentar yang kurang beralasan. anda mengatakan sedih melihat rakyat indonesia berpikir dangkal. tapi, apakah anda sendiri tidak merasa berpikiran dangkal dengan apa yang anda komentarkan?
wawan
22/12/2009
sebetulnya jangan mencari perbedaan yang mesti dicari adalh kebersamaan dalam meluruskan masalah insya allah bakal tercapai apa yang dicita-citakan oleh semua .
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.


BERITA NASIONAL TERPOPULER