|
VIVAnews - Tiga dari tujuh pasien yang masih diisolasi di ruang Nusa Indah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, dinyatakan positif flu babi. Diagnosa itu berdasarkan hasil akhir laboratorium dari Penelitian dan Pengembangan Kesehatan atau Litbangkes.
"Tiga warga asing yang dirawat hasilnya positif," kata Kepala Dinas Kesehatan, I Nyoman Sutedja, saat dikonfirmasi di Denpasar, Bali, Sabtu, 4 Juli 2009.
Tiga warga asing itu yakni warga Australia bernama Ryan Wood (23), Gerry Obryan (43), dan Bryan Ariel (22). Sementara Arron Michael (24) warga Australia yang tak lain teman satu kamar Ryan, hasil laboratoriumnya masih dalam konfirmasi ulang, karena masih meragukan.
"Termasuk dua pasien lainnya yang masih dalam konfirmasi Troels Munk (84) asal Denmark dan Richard Clark (26) asal Inggris," ungkap dia.
Lamanya hasil laboratorium tiga pasien ini sampai dinyatakan positif membutuhkan sampai lima hari. Kata Sutedja, dalam bekerja laboratorium memang sangat hati-hati apalagi menyangkut orang asing.
"Jika konfirmasi ulangnya belum keluar dari litbangkes, pasien diminta tidak dipulangkan sebelum benar-benar dinyatakan negatif," terang dia.
Hal ini untuk menghindari apabila wisatawan tersebut akan menghabiskan visa on arrival (VoA) di Bali. Terkait pemberian tamiflu, Sutedja menilai sampai saat ini efektif ditambah beberapa obat lainnya.
"Kami lihat beberapa pasien yang sudah pulang seperti Bobie. Selain diberikan obat, juga istirahat total selama empat hari dan kemajuan cepat serta kondisinya langsung membaik," ungkap Kadiskes.
Laporan : Wima Saraswati l Bali
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews