|
VIVAnews - Delapan kru maskapai Lion Air yang diobservasi di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), Makassar, diperbolehkan pulang. Mereka yang sempat dirawat di ruang isolasi selama satu malam itu diperbolehkan setelah sampel darah mereka diketahui negatif flu babi.
"Hasil uji contoh darah dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unhas (Universitas Hasanuddin) menyatakan mereka negatif flu babi," kata Direktur Umum dan Operasional RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Dr Khalid Saleh, Sabtu, 4 Juli 2009.
Khalid menambahkan, sebenarnya pihak RSWS masih menunggu hasil Laboratorium Depkes Jakarta yang baru keluar lima hari kedepan. Namun dia yakin, hasilnya tidak akan berbeda. Alasannya, delapan awak pesawat Lion Air itu sudah tidak apa-apa dan hanya influenza biasa.
"Kondisi mereka sudah normal kembali. Dua pramugari yang sempat influenza itu juga sudah membaik. Jadi tidak ada tanda-tanda yang mengarah pada Flu Babi," tambahnya lagi.
Delapan kru pesawat Lion Air jumat dini hari lalu memeriksakan diri ke RSWS Makassar atas rekomendasi dari maskapai penerbangan tempat mereka bekerja. Mereka adalah Pilot, Co Pilot, Teknisi dan lima pramugari.
Mereka khawatir setelah salah satu penumpang mereka dari Papua diduga suspect Flu Babi, ketika terbang dari Jakarta tujuan Jayapura. Kekhawatiran mereka bertambah setelah suhu tubuh mereka tidak normal, dan dua diantaranya sempat terserang influenza.
Laporan: Rahmat Zeena l Makassar
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews