Acara itu juga dihadiri Ketua Asosiasi Pengusaha Asing, James Castle.
|
|
James Castle (www.rvr.aim.edu.ph) |
|
VIVAnews - Sebuah pernyataan yang mengatasnamakan Noordin M Top beredar di internet. Dalam pernyataannya, Noordin mengaku bahwa bom tersebut memang ditujukan bagi Kamar Dagang dan Industri Amerika yang saat itu sedang mengadakan pertemuan di Hotel JW Marriott.
"Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo'idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW Marriott, pada hari Jumat pagi yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap "KADIN Amerika" di Hotel tersebut."
Pernyataan itu muncul dalam keterangan resmi Tandzim Al Qo'idah Indonesia atas Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah atas bom yang meledak di JW Marriott seperti dikutip dari sebuah situs internet, Rabu 29 Juli 2009.
Seperti diketahui, pada hari nahas itu, sedang ada pertemuan antara pebisnis. Acara itu juga dihadiri Ketua Asosiasi Pengusaha Asing, James Castle.
"Sesungguhnya telah sempurna pelaksanaan Amaliyat Istisyhadiyah dengan karunia Allah dan karomah-Nya setelah melakukan survey yang serius dan pengintaian yang mendalam terhadap orang-orang kafir sebelumnya," lanjut pernyataan tersebut.
Setelah itu, pernyataan tersebut dilanjutkan dengan mengutip surah Al Anfal ayat 17 dan Attaubah ayat 14.
Di akhir pernyataan tersebut, ditulis "Dan kami beri nama Amaliyat Istisyhadiyah ini dengan : "SARIYAH DR. AZHARI".
Dan mengatasnamakan Amir Tandzim Al Qo'idah Indonesia, Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah.
• VIVAnews