|
VIVAnews - Gempa yang mengguncang daerah Tasikmalaya, Jawa Barat berkekuatan 7,3 skala richter yang terjadi Rabu, 2 September 2009, sekitar pukul 14.55 wib memakan dua orang warga Bogor meninggal.
Kedua korban tersebut bernama Yati (45 tahun) dan Soma (56 tahun). Keduanya warga Kampung Babakan, RT 1 /RW 2, Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, Yati meninggal karena tertimpa dinding sebuah majelis talim yang berdekatan dengan tempat tinggalnya. Sedangkan Soma, meninggal akibat syok adanya goncangan bumi selama beberapa menit tersebut.
Selain mengakibatkan korban jiwa, gempa yang berpusat di Tasikmalaya juga mengakibatkan ratusan rumah di sejumlah daerah di wilayah Bogor rusak. Sebanyak 150 rumah rusak di Desa Cimande. Kerusakan mulai berat hingga ringan.
Sebanyak 40 rumah di Kecamatan Megemndung rusak dan satu di antaranya ambruk dan lima rumah di Cisarua juga mengalami hal yang sama, serta satu di antaranya ambruk.
Sementara itu, satwa di Taman Safari Indonesia (TSI) di antaranya gajah, primata terutama Chimp, orangutan, owa Jawa, serta Siamang nampak berprilaku gelisah.
"Satwa-satwa mengeluarkan suara selama 10 - 15 menit, sebelum gempa sampai pasca gempa," kata Yulius Suprihardo, Humas TSI ketika di hubungi via telepon.
antique.putra@vivanews.com
Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor